Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Ahli gizi sarankan konsumsi MBG maksimal dua jam setelah dibagikan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-19 18:16:46【Resep】695 orang sudah membaca
PerkenalanTim ahli gizi SPPG Polda Kepulauan Babel melakukan pemorsian MBG di Pangkalpinang. ANTARA/Antara Bab

Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB) Budi Setiawan menyarankan penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) segera mengkonsumsi makanan maksimal dua jam setelah dibagikan.
"Jadi, makanan itu idealnya dimakan ngak lebih dari dua jam setelah dimasak, kalau memang kudapannya digoreng, itu juga harus dibatasi agar ngak dimakan siswa lebih dari empat jam," katanya dalam siniar Badan Gizi Nasional (BGN) yang diikuti di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Wamen Isyana apresiasi SPPG libatkan ahli gizi identifikasi alergen
Budi memahami bahwa Program MBG baru pertama kali berjalan di Indonesia, sehingga baik pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) maupun katering masih melakukan penyesuaian-penyesuaian tertentu.
"Ini karena pertama kali di Indonesia, jadi dunia kuliner dan gizi itu kan baru pertama kali membuat makanan dengan kapasitas 3.000-4000 setiap hari, jadi, katering komersial juga mungkin belum pernah punya pengalaman itu," ujar dia.
Budi menekankan pentingnya pelatihan keamanan pangan bagi petugas SPPG agar mampu mengelola distribusi MBG dengan lebih baik.
Baca juga: Pakar BGN paparkan sejumlah peran ahli gizi dalam Program MBG
Baca juga: Gubernur Kepri ingatkan ahli gizi SPPG kontrol ketat pengolahan MBG
"Jadi perlu dilakukan pelatihan, khususnya keamanan pangan. Ada beberapa informasi di SPPG itu saat memasak butuh waktu yang lama, pemorsian di holding-nya juga terlewati waktunya, kemudian waktu pengantarannya juga, sehingga ada risiko bahwa makanan itu dikonsumsi terlalu lama, ini perlu jadi kritik bagi BGN," tuturnya.
Hingga November 2025, jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia telah mencapai lebih dari 40 juta orang, dengan jumlah SPPG yang telah beroperasi lebih dari 13 ribu unit.
Suka(63)
Sebelumnya: Mewujudkan ekonomi berkeadilan tanpa tambang
Selanjutnya: BPKN wajibkan pelaku usaha patuhi regulasi keamanan pangan
Artikel Terkait
- 526 rumah di Pandeglang terdampak banjir luapan sungai Ciliman
- Dinkes Cianjur catat 16 siswa mendapat perawatan di puskesmas
- Dinkes Banjar: Hasil laboratorium keracunan MBG dari nasi kuning
- Forum CSR DKI soroti pentingnya dana CSR dalam keberlanjutan usaha
- KKP: 41 UPI masuk "Yellow List" bisa ekspor ke AS secara bersyarat
- Pimpinan MPR dukung penanganan krisis iklim jadi prioritas nasional
- BI: Penjualan eceran pada September 2025 diprakirakan meningkat
- BGN: Pegawai SPPG yang korupsi akan diproses hukum hingga pemecatan
- Kesempatan edukasi bahan makanan dengan MBG Sekolah Luar Biasa Batam
- Mau kurangi konsumsi nasi? Coba 7 sumber karbohidrat sehat ini
Resep Populer
Rekomendasi

KemenPPPA tekankan pentingnya sosialisasikan manfaat MBG ke masyarakat

Menelaah tren "doom spending" Gen Z sebagai motor penggerak ekonomi

Gubernur Kalsel minta SPPG perhatikan kebersihan cegah keracunan MBG

UNICEF desak semua perbatasan ke Gaza dibuka

Kemendes: Kebutuhan Makan Bergizi Gratis diharapkan disuplai dari desa

Kenali gejala

Mau kurangi konsumsi nasi? Coba 7 sumber karbohidrat sehat ini

Anggota DPR: Program MBG jadi momen RI menuju lebih sehat & sejahtera